Indonesia Merdeka, Pendidikan Berdaulat

Muhardi
Direktur Eksekutif Bakornas LAPENMI PB HMI

LAPENMI.ID
- Kemerdekaan sejati dimulai dari manusia yang merdeka berpikir, merdeka belajar, dan merdeka berkarya.

Pendidikan bukan sekadar mencetak generasi yang cerdas, tetapi membentuk manusia yang berkarakter, kritis, berbudaya, dan mampu memberi manfaat bagi bangsa.

Karena Indonesia yang kuat lahir dari pendidikan yang kuat.

Kita boleh bangga dengan slogan Indonesia Emas. Tapi jangan sampai emasnya hanya ada di spanduk dan pidato kenegaraan.

Jangan biarkan kemerdekaan berhenti sebagai upacara dan pidato. Hadirkan ia di ruang kelas, di pelosok desa, di pulau-pulau terluar, di setiap anak yang ingin belajar.

Kemerdekaan seharusnya terasa sederhana: setiap anak bisa sekolah, setiap guru bisa mengajar dengan layak, dan setiap daerah punya kesempatan yang sama untuk maju.

Kemerdekaan bukan sekadar sejarah yang dirayakan, tetapi cita-cita yang terus dikerjakan.

“Di ruang-ruang pendidikan, kemerdekaan menemukan maknanya: ketika setiap anak diberi kesempatan untuk belajar, berpikir, dan menata masa depannya. Sebab bangsa yang merdeka bukan hanya yang bebas dari penjajahan, tetapi yang mampu membebaskan pikirannya”.

Muhardi
Direktur Eksekutif Bakornas LAPENMI PB HMI

0 Komentar